BRMP Jambi dan Pemkot Jambi Perkuat Sinergi Dukung Swasembado Pangan Berkelanjutan
KOTA JAMBI – Direktur Wilayah Bale Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi Yunimar, S.Si., M.Si., melakukan audiensi dengan Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., di Kantor Wali Kota Jambi, Kamis (21/5). Audiensi iko menjadi langkah penguatan koordinasi antaro BRMP Jambi dan Pemerintah Kota Jambi dalam mengawral program Kementerian Pertanian sekaligus menjembatani kebutuhan pembangunan pertanian daerah dengan kebijakan pemerintah pusat. Kegiatan turut dihadiri Kabag TU BRMP Jambi, Kapoksi Program dan Pengujian, Kapoksi Pendampingan Modernisasi Pertanian, Katimker Pengelolaan Kerjo Samo, Layanan dan Penilaian Kesesuean, PJ/LO Swasembado Pangan Kota Jambi serto Kepalo Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi Evridal Asri, S.Pi., M.E., beserto jajaran.
Dalam pertemuan tersebut, Yunimar menyampekan bahwo sejak Januari 2026 BRMP provinsi meningkat status menjadi eselon II sehinggo memiliki tambahan tugas dan fungsi sebage perpanjangan tangan Kementerian Pertanian di daerah. BRMP Jambi berperan mengawal berbage program strategis, mule dari verifikasi Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL), pendampingan penyuluh, penguatan produksi, hinggo penerapan inovasi pertanian. Yunimar jugo menyampekan apresiasi atas capaean sektor pertanian Kota Jambi, termasuk realisasi luas tambah tanam (LTT) yang telah mencapai 528 hektare dari target pusat 685 hektare dengan luas baku sawah 459 hektare. Selain itu, BRMP Jambi turut memperkenalkan teknologi Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) dan potensi penerapan teknologi padi apung sebage alternatif pengembangan pertanian perkotaan.
Wali Kota Jambi Maulana menyambut baik sinergi tersebut dan menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jambi untuk memperkuat sektor pertanian melalui perlindungan lahan pertanian, pengembangan komoditas potensial, serta penguatan sarana dan prasarana pertanian. Ia juga menjelaskan sejumlah program prioritas daerah seperti pengelolaan sampah modern melalui Program Kampung Bahagia yang mendorong pemanfaatan sampah organik menjadi pupuk. Melalui pertemuan ini, BRMP Jambi dan Pemerintah Kota Jambi diharapkan semakin memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pertanian perkotaan yang produktif, modern, dan berkelanjutan. (PS)

Komentar
Posting Komentar