BRMP Jambi Latih Petani Kumpeh Terapkan Pengendalian HPT Terpadu


MUARO JAMBI — Bale Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi bersamo Bale Pelatihan dan Pemberdayoan Masyarakat Transmigrasi (BPPMT) Pekanbaru melatih 30 petani cabe di kawasan transmigrasi Desa Mekar Sari, Kecamatan Kumpeh, pado 11–12 April 2026. Kegiatan iko bertujuan meningkatkan kemampuan petani dalam mengendalikan hamo dan penyakit tanaman (HPT) secaro terpadu guno menekan risiko penurunan produksi hinggo gagal panen.

Pelatihan menghadirkan Fungsional PMHP Madya BRMP Jambi Dr. Desi Hernita, S.P., M.P., yang memaparkan bahwo hamo utamo cabe antaro lain thrips, kutu kebul, kutu daun, dan lalat buah, sedangkan penyakit utamo meliputi antraknosa, virus kuning, layu bakteri, dan layu fusarium. Pengendalian dilakukan melalue pendekatan terpadu dan ramah lingkungan, meliputi penggunoan varietas tahan, persemean sehat, pengendalian kultur teknis, fisik, hayati, hinggo kimiawi sebage alternatif terakhir.

Dalam praktiknyo, peserto dibekali penerapan prinsip enam tepat dalam penggunoan pestisida, yaitu tepat sasaran, mutu, jenis, waktu, dosis, dan caro penggunoan. Selain itu, petani jugo dilatih membuat pestisido nabati dari bahan alami serto teknik penyemprotan yang benar dan aman bagi manusia maupun lingkungan. Melalue pelatihan iko, BRMP Jambi mendorong efisiensi biayo produksi hinggo 50 persen sekaligus meningkatkan produktivitas cabe secaro berkelanjutan. (DH)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dari Kecik Cinto Pertanian, TK Melati Bekunjung ke Kebon Percobaan Sunge Tigo BRMP Jambi