BRMP Jambi, BPPMT, dan BI Bersinergi Tingkatkan Produksi Cabe Kumpeh

MUARO JAMBI — Bale Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi bersamo Bale Pelatihan dan Pemberdayoan Masyarakat Transmigrasi (BPPMT) Pekanbaru dan Bank Indonesia (BI) Jambi memperkuat sinergi dalam peningkatan produksi cabe melalue pelatihan teknologi Produksi Lipat Gando (Proliga) di Deso Mekar Sari dan Desa Maju Jayo, Kecamatan Kumpeh, pado 7–13 April 2026. Kegiatan iko diikuti 30 petani cabe dengan tujuan meningkatkan produktivitas dan kesejahteroan masyarakat transmigrasi.

Ketuo penyelenggaro Yudi Kurniawan, S.Sos., menyampekan pelatihan memberikan manfaat nyato dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam budidayo cabe. Sementara itu, Kepalo BRMP Jambi yang diwakili Kepalo Bagean Tato Usaho Hery Nugroho, S.P., M.P., menegaskan komitmen BRMP Jambi untuk terus mendampingi petani dalam penerapan teknologi Proliga agar target produksi 10–20 ton per hektare dapat tercape. Petani jugo berharap pendampingan tidak hanyo pado aspek budidayo, tetapi hinggo pemasaran hasil.

Dukungan turut diberikan Bank Indonesia melalue pengembangan demplot cabe dan sarano penunjang, serto komitmen bersinergi dalam pengendalian inflasi daerah yang dipengaruhi komoditas cabe. Apresiasi jugo disampekan Dinas Tenaga Kerjo dan Transmigrasi Provinsi Jambi melalui Kabid Transmigrasi Gustian Probani Badjuri, S.E., M.E. Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat dan bantuan peralatan, sebage bagean dari upayo memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan produksi cabe dan kesejahteroan petani secaro berkelanjutan. (DH)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dari Kecik Cinto Pertanian, TK Melati Bekunjung ke Kebon Percobaan Sunge Tigo BRMP Jambi