BBRMP Jambi Genjot LTT Februari, Kejar Target Pusat 9.437 Ha

KOTA JAMBI — Bale Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Jambi menggelar pertemuan tindak lanjut monitoring Luas Tambah Tanam (LTT) padi secaro daring, Senin (2/2). Rapat dipimpin Plt. Kepalo BBRMP Jambi Firdaus, SP., M.Si., dan diikuti Liaison Officer (LO) kabupaten/kota BBRMP Jambi, Kelsi, Katimker penyuluhan dan penyuluh pendamping Provinsi Jambi serto Katimker penyuluhan kabupaten/kota se-Provinsi Jambi.

Dalam rapat tersebut dijelaskan target penanaman padi Februari 2026 yang ditetapkan pemerintah pusat untuk Provinsi Jambi mencape 9.437,98 ha. Hinggo awal Februari, realisasi dan kesanggupan daerah baru sekitar 5.467 ha sehinggo masih terdapat kekurangan yang harus dikejar. Sejumlah daerah melaporkan kendalo di lapangan, antaro lain lahan sentro produksi yang masih terendam banjir, keterbatasan benih, serto kebiasoan tanam petani yang umumnyo dimule setelah Lebaran. Selain itu, di beberapo wilayah penerapan Indeks Pertanaman (IP) masih terbatas satu kali tanam per tahun. Meski menghadapi berbage kendalo, katimker penyuluhan kabupaten/kota menyatokan komitmen menambah luasan tanam melalue percepatan olah lahan, optimalisasi lahan pascapanen, serto penyesuean jadwal tanam.

BBRMP Jambi jugo meminta seluruh kabupaten segero memverifikasi dan memperbarui dato target LTT mengacu pado Sistem Informasi Monitoring Pertanaman Padi (Simotandi), dan melakukan verifikasi Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) bantuan benih akibat banjir seluas 2.606,9 ha dan puso 578,9 ha. Sebage tindak lanjut, disepakati mekanisme pelaporan harian berjenjang agar dato e-Pusluh dan laporan dinas sinkron, serto pelaksanoan rapat koordinasi rutin untuk memastikan percepatan LTT berjalan sesue target dan mendukung peningkatan produksi padi Provinsi Jambi pado awal 2026. (PS)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dari Kecik Cinto Pertanian, TK Melati Bekunjung ke Kebon Percobaan Sunge Tigo BRMP Jambi