BRMP Jambi Ikuti Entry Meeting Penilaian ZI WBK/WBBM oleh Itjen Kementan
KOTA JAMBI – Bale Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi mengikuti Entry Meeting Penilaian Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) oleh Inspektorat Investigasi Itjen Kementerian Pertanian, Kamis (11/12).
Kegiatan dilaksanokan secaro daring dari ruang rapat Kepalo BRMP Jambi. Hadir Kepalo BRMP Jambi Firdaus, S.P., M.Si. bersamo Tim ZI BRMP Jambi, sementaro Tim Inspektorat Investigasi mengikuti secaro virtual. Entry meeting iko menandoi dimulainyo proses penilaian ZI WBK/WBBM BRMP Jambi Tahun 2025.
Ketuo Tim Penilai, Atiek Pratiwi Putri Naue, S.H., menyampekan bahwo timnyo mendapat mandat pimpinan untuk melakukan penilaian ZI WBK/WBBM di BRMP Jambi pada 11–13 Desember 2025. Io menegaskan penilaian akan berbasis dokumen yang telah diunggah BRMP Jambi ke Google Drive.
Pengendali Teknis, drh. Sugiyarti, M.M., menjelaskan bahwo penilaian ZI di BRMP Jambi selaras dengan arahan Menteri Pertanian terkait rencano kenaikan eselonering satuan kerjo. Pado tahap pertama iko, fokus penilaian diarahkan paoa ZI WBK di BRMP Jambi. Io menginformasikan bahwo hasil penilaian silang sebelumnyo terhadap BRMP Jambi menunjukkan skor yang cukup tinggi, sehinggo kinerjo ZI dinilai sudah berjalan baik. Tim berharap hasil penilaian lapangan tidak mengalami perubahan signifikan selamo data yang disajikan valid dan sesue dengan ketentuan. Penilaian jugo akan dilakukan secaro obyektif.
Kepalo BRMP Jambi, Firdaus, S.P., M.Si., menyampekan apresiasi kepado tim penilai dan menegaskan komitmen satuannyo dalam membangun Zona Integritas. Io memaparkan bahoa hasil penilaian silang internal sebelumnyo menjadi modal awal positif bagi BRMP Jambi. Io jugo menyatokan kesiapan untuk melengkapi apabilo masih terdapat kekurangan evidence atau dokumen pendukung lainnyo sesue arahan tim penilai.
Diinformasikan bahwo penilaian silang di internal satuan kerjo telah melalui tahap perbaikan dan menunjukkan peningkatan nilai dibandingkan penilaian awal. Namun, proses pemenuhan berbage indikator ZI tidak lepas dari sejumlah tantangan, antaro lain perubahan nomenklatur kelembagoan serto keterbatasan anggaran, khususnyo untuk kegiatan sertifikasi ISO. Di lapangan, standar operasional prosedur tetap diterapkan, namun sertifikasi formal belum dapat dilakukan. Di sisi lain, pembinaan disiplin pegawe, penegakan kode etik, dan penguatan perilaku pelayanan terus diupayakan agar BRMP Jambi semakin optimal sebage lembaga pelayanan.
Melalui entry meeting dan proses penilaian ZI WBK/WBBM iko, BRMP Jambi berharap dapat memperkuat tato kelola, menjago integritas, serto meningkatkan kualitas layanan yang bersih, transparan, dan akuntabel bage masyarakat dan Provinsi Jambi.

Komentar
Posting Komentar